Surat Dalam Al-Qur’an Ketika Hendak Tidur

Surat Dalam Al-Qur’an yang Dibaca Sebelum Tidur

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الغفور الرحيم و صل وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

Ada Apa Sih Sebelum Tidur?

Seorang muslim ketika hendak tidur pada malam hari untuk melepas lelah dan mengistirahatkan raga, alangkah baiknya sebagai seorang muslim yang baik tidak langsung memejamkan mata untuk tidur. Karena ia mengerti akan satu hal ada beberapa amalan yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebelum tidur, diantaranya membaca surat-surat al-Quran yang beliau baca ketika hendak tidur.

Salah satu manfaatnya adalah masa tenang dalam hidupnya selamat dari berbagai keburukan dan marabahaya dan akan bangun pagi dalam keadaan jiwa yang baik dan semangat hidup yang tinggi. (Fiqhul Ad’iyati wal Adzkar hal.533).

Baca Juga: Menghidangkan Makanan Dalam Bahasa Arab

Dengan begitu akhir harinya Ia tutup  dengan sesuatu yang baik. Dan bayangkan mungkin malam itu adalah  malam terakhir bagi dirinya untuk hidup di muka bumi ini, sehingga dia mengakhiri akhir hidupnya dengan penutupan yang baik.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang berbunyi:

ٱللَّهُ يَتَوَفَّى ٱلْأَنفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَٱلَّتِى لَمْ تَمُتْ فِى مَنَامِهَا ۖ فَيُمْسِكُ ٱلَّتِى قَضَىٰ عَلَيْهَا ٱلْمَوْتَ وَيُرْسِلُ ٱلْأُخْرَىٰٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.” (Az-Zumar [39] , ayat 42).

1.  Surat as-Sajdah dan Al Mulk

     Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu Anhu ia berkata:

     ” Beliau Shallallahu Alaihi Wasallam tidak tidur sampai membaca terlebih dahulu surat Alif Lam Mim Tanzil (as-Sajadah), dan tabarokalladzi biyadihil mulku (al-Mulk). (Hadist sahih lihat Sahih al-Jami no. 4873).

2.  Surat Bani Israil (al-Isra) dan az-Zumar

     Dari ‘Aisyah radhiallahu anha ia berkata:

     ”  beliau Shallallahu Alaihi Wasallam tidak tertidur sampai  membaca terlebih dahulu surat Bani Israil (al-Isra) dan surat az-Zumar.” (Hadist sahih lihat Sahih al-Jami no. 4874).

3.  Membaca surat al-ikhlas al-falaq dan Annas 3              kali

     Dari Aisyah, beliau Shallallahu Alaihi Wa Sallam berkata:

     ” Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika beranjak ke tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup yang dibacakan Qul huwallahu ahad (Surat al-Ikhlas), Qul a’udzu birabbil falaq (Surat al-Falaq), dan Qul a’udza birabbin nas (Surat an-Nas).  Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no 5017).

4.  Membaca surat Al Kafirun

      Dari Farwah bin Naufal al-Asyja’i  dari ayahnya, ia berkata, ” aku berkata(kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam),'(Maukah)  engkau mengajariku sesuatu yang aku baca ketika akan tidur?’.  Maka beliau Shallallahu Alaihi Wasallam berkata:

     ” Bacalah Qul Ya ayyuhal kafirun.  Kemudian Tidurlah setelah menyelesaikannya. Sesungguhnya ia pembebas dari kesyirikan”. (Hr. Ahmad dalam Musnad 5/456, dan at-Tirmidzi disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Sahih at-Targib no.604).

Dalam surat al-Kafirun dan surat al-Ikhlas terdapat pemurnian tauhid dengan jenisnya Ilmi dan Amali kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dahulu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam memperaktikan dua surat ini di dalam rokaat salat qobliyah subuh untuk membuka harinya dan membacanya pada salat ba’diyah maghrib untuk menutup harinya.

Baca Juga: Kiat-Kiat Muqobalah UIM

5. Ayat Kursi

Baca ayat kursi sebelum tidur. Jika anda belum hafal, bisa buka surat Al-Baqarah ayat: 255. Bacaan ini sebelum tidur memiliki keutamaan yang besar.

Hadis selengkapnya:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau pernah ditugasi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjaga zakat ramadhan. Malam harinya datang seorang pencuri dan mengambil makanan. Dia langsung ditangkap oleh Abu Hurairah. “Akan aku laporkan kamu ke Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” Orang inipun memelas. Minta dilepaskan karena dia sangat membutuhkan dan punya tanggungan keluarga. Dilepaslah pencuri ini. Siang harinya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada Abu Hurairah tentang kejadian semalam. Setelah diberi laporan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dia dusta, dia akan kembali lagi.” Benar, di malam kedua dia datang lagi. Ditangkap Abu Hurairah, dan memelas, kemudian beliau lepas. Malam ketiga dia datang lagi. Kali ini tidak ada ampun. Orang inipun minta dilepaskan. “Lepaskan aku, nanti aku ajari bacaan yang bermanfaat untukmu.” Dia mengatakan:

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ، فَاقْرَأْ آيَةَ الكُرْسِيِّ: {اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الحَيُّ القَيُّومُ}، حَتَّى تَخْتِمَ الآيَةَ، فَإِنَّكَ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ، وَلاَ يَقْرَبَنَّكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

“Jika kamu hendak tidur, bacalah ayat kursi sampai selesai satu ayat. Maka akan ada penjaga dari Allah untukmu, dan setan tidak akan mendekatimu sampai pagi.” (HR. Bukhari 2311).

6. Dua Ayat Terakhir Surat Al-Baqarah

Dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, mulai: [آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ] sampai selesai. Tepatnya surat Al-Baqarah ayat 285 dan 286. Dua ayat ini cukup bagi anda dari segala sesuatu.

Keterangan:

  1. Dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, sarat dengan kandungan makna iman, islam, bergantung kepada Allah, memohon pertolongan-Nya, tawakkal kepada-Nya, diakhiri dengan permohonan ampunan dan rahmat.
  2. Makna “dua ayat ini cukup bagi pembacanya” : dua ayat ini akan menjaganya dari segala keburukan, dan melindunginya dari segala yang dibenci. Ada sebagian ulama yang mengatakan; dua ayat ini menjadi sebab baginya untuk bangun malam. Sehingga dia bisa mudah melakukan tahajud.

[Keterangan Dr. Dib al-Bugha dalam Ta’liq Shahih Bukhari, 5/84]

Hadis selengkapnya:

Dari Abu Mas’ud Al-badri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الآيَتَانِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ البَقَرَةِ، مَنْ قَرَأَهُمَا فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

“Dua ayat di akhir surat Al-Baqarah, siapa yang membacanya di suatu malam, itu sudah cukup baginya.” (HR. Bukhari 4008 & Muslim 807).

Nah sekarang kita sudah tahu kan surat-surat apa saja yang dibaca Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika hendak tidur, alangkah baiknya amalan ini kita lakukan setiap akan tidur agar kita terhindar  dari berbagai macam keburukan yang mengganggu kita ketika kita sedang tidur. Semoga Allah  Subhanahu Wa Ta’ala menjaga  umat Islam dari berbagai macam keburukan dan Allah berikan kita Taufik agar dapat mengikuti perintah-perintah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

 

Referensi

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *